Minggu, 05 September 2021

Menikmati Nasi Jamblang, Kuliner Otentik Cirebon

Halo teman-teman, apa kabar?

Semoga sehat selalu ya! Sudah lama juga aku nggak menulis tentang segmen "jajan-jajan". Nah, kali ini aku mau bahas salah satu kuliner otentik dari Cirebon, Jawa Barat, yaitu nasi Jamblang. Kamu sudah pernah mendengarnya? Atau bahkan makanan ini terdengar asing bagimu? Tenang, di tulisan ini aku akan membahas kuliner khas Cirebon ini. Baca sampai habis ya! Enjoy!

 

Sekilas Sejarah Nasi Jamblang

Nasi Jamblang atau disebut juga Sega Jamblang merupakan nasi yang disajikan dengan beragam lauk-pauk yang bisa kita pilih sesuai selera. Hal yang menjadikannya khas adalah nasi ini dibungkus dengan daun jati. Digunakannya daun jati sebagai alas atau pembungkus membuat nasi ini memiliki aroma sedap, rasanya menjadi semakin gurih, dan membuat nasi tak cepat basi. Oiya, kata "Jamblang" sendiri merujuk pada daerah Jamblang (Desa Jamblang) yang terletak di sebelah barat Kabupaten Cirebon, loh. Jadi, istilah Jamblang tidak berkaitan dengan buah jamblang alias duwet (Syzygium cumini). Nasi Jamblang biasanya dijajakan secara prasmanan dengan beragam menu lauk pauk, yang di antaranya adalah daging, telur dadar/goreng/bulat, perkedel, cumi, tahu, tempe, berbagai jenis ikan, sambal goreng, dan masih banyak lagi.

 


Lalu sebenarnya asal-usul nasi Jamblang itu bagaimana ya? Melansir dari Indonesia Kaya, ada banyak versi tentang asal usul nasi Jamblang. Namun, secara garis besar dapat disimpulkan bahwa nasi Jamblang tercipta pada masa penjajahan Belanda, tepatnya saat ada proyek pembangunan jalan Anyer – Panarukan yang juga melewati Cirebon. Pembangunan Jalan Raya Pos tersebut menerapkan sistem kerja paksa, sehingga para pekerja tidak diberi upah maupun makanan. Terciptalah nasi yang dibungkus dengan daun jati yang bertujuan agar nasi bisa bertahan lebih lama saat dibawa sebagai bekal untuk bekerja. Itulah mengapa nasi Jamblang sebenarnya seperti nasi pada umumnya dengan berbagai lauk rumahan. Namun yang membuatnya berbeda adalah daun jatinya yang membuatnya memiliki aroma khas dan menjadikan cita rasanya semakin gurih.

 

Nasi Jamblang Mang Dul yang Melegendaris

Setelah sekian lama, nasi jamblang pun diperjualbelikan dengan cara keliling atau di kedai sendiri. Ada banyak juga pilihan tempat yang menjajakan nasi Jamblang dengan beragam lauk pauk yang istimewa. Salah satunya adalah Nasi Jamblang Mang Dul yang sudah berdiri sejak tahun 1970. Tak heran jika tempat ini selalu ramai dikunjungi banyak orang. Letaknya di tengah kota semakin membuat tempat ini mudah dijangkau. Tepatnya di Jalan DR. Cipto Mangunkusumo No.8, Pekiringan, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat.



Dari banyaknya tempat yang menjual nasi jamblang, tetapi Nasi Jamblang Mang Dul selalu menjadi primadona. Hal ini disebabkan oleh cita rasanya yang tetap terjaga kelezatannya sejak berdiri hingga kini dikelola oleh generasi kedua. Selain itu, di sini juga menawarkan lebih dari 20 lauk pauk yang bisa kita pilih sesuka hati, dari mulai berbagai telor, tahu, tempe, balakutak, cumi, berbagai jenis ikan, pepes, sambal goreng, dan masih banyak lagi. Karena tetap mempertahankan keontetikannya, Nasi Jamblang Mang Dul telah menjadi langganan Mantan Presiden loh, yaitu Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.

Jadi penasaran kan seenak apa sih nasi Jamblang? Nah, buat kamu yang berkesempatan mengunjungi Cirebon jangan lupa ya mampir untuk mencicipi kuliner khas Cirebon yang satu ini. Harganya juga cukup terjangkau karena disesuaikan dengan lauk yang kita pilih loh. Oiya, nasi Jamblang juga bisa ditake-away menggunakan daun jati yang merupakan ciri khasnya loh, jadi bisa untuk oleh-oleh untuk dibawa pulang juga. Super duper yummy & simple!

Baca Selengkapnya