Selasa, 23 Februari 2021

The Onsen: Menikmati Ambience Negeri Sakura di Kota Batu Malang


Malang, khususnya Kota Batu menawarkan berbagai tempat wisata yang tidak ada habisnya. Pada postingan sebelumnya, telah disinggung mengenai salah satu destinasi wisata di Kota Batu, yaitu Taman Langit. Pada kesempatan kali ini akan mengulas tentang tempat wisata yang bisa dibilang baru (opening 2018) dan memiliki konsep unik, yakni memiliki ambiance yang membuat kita seolah sedang berada di Jepang loh, yaitu The Onsen.

The Onsen sendiri sebenarnya merupakan penginapan yang menyediakan pemandian air panas ala Jepang. Secara etimologi, mengutip dari sini kata onsen sendiri berasal dari bahasa Jepang yang bermakna mata air panas. Onsen mengacu pada tradisi mandi air panas di Jepang karena di sana terkenal akan banyaknya gunung berapi yang aktif sehingga menghasilkan air panas alami yang memiliki kandungan mineral tinggi. Nah, The Onsen Hot Spring Resort Malang mengadopsi konsep tersebut. Tidak perlu jauh-jauh ke Jepang karena The Onsen Resort menawarkan sensasi yang sama & menyulap tempat ini seolah kita sedang berada di negeri sakura.

Terletak di jalan Raya Arumdalu, Songgoriti, Batu, Malang membuat tempat ini cukup strategis dan aksesnya mudah. Didukung dengan latar belakang pemandangan berupa pegunungan, hutan pinus yang menjulang tinggi, dan udara yang sejuk membuat tempat ini menjadi pilihan ideal untuk merilekskan pikiran dan tubuh. Fasilitas yang ditawarkan di sini cukup beragam, dari mulai penginapan, restoran Jepang, taman yang luas dan indah, penyewaan Yukata, venue, dan masih banyak lagi. Untuk mengunjungi tempat ini, kita tidak harus menginap di resortnya sehingga jika kita hanya ingin menikmati pemandangan sambil menyewa Yukata dan menyantap makanan Jepang di Fushimi resto sangat bisa sekali dengan catatan harga yang berbeda. Untuk tiket masuknya sendiri sebesar Rp50.000. Saat itu, harga tiket tersebut sudah termasuk mendapat voucher untuk makan di Fushimi Resto.



The Fushimi Restaurant: Authentic Japanese Cuisine

The Fushimi Restaurant menyajikan beragam menu utama berupa hidangan otentik Jepang, dari mulai aneka ramen, beragam jenis sushi, sukiyaki, sashimi, dan masih banyak lagi. Jika kalian tidak terlalu menyukai makanan Jepang, tidak perlu khawatir karena Fushimi Restaurant juga menyajikan beragam hidangan Indonesia dan western loh, menarik bukan? Bukan hanya hidangan saja yang menonjolkan tema jejepangan, tetapi ambience restoran ini juga disulap sedemikian rupa seolah membuat kita sedang mencicipi makanan di Jepang sana. Hal ini dapat terlihat dari dekorasi kayu, desain interior, lampion, dan bangunannya yang dibuat dengan nuansa khas Jepang banget. Restoran ini terdiri dari 170 seats yang sudah termasuk dua ruangan privat, empat ruang semi-privat, dan selebihnya berupa meja dan kursi yang ditata rapi.



Saat itu, aku dan teman-temanku memesan spicy ramen, yaki ramen, gyu curry ramen, dan tori katsu don. Yeah memang kami lebih memilih mencicipi beragam jenis ramen hehehehe. Untuk spicy ramen sendiri berupa mi kuah yang disajikan dengan topping telur, rumput laut, daun bawang, potongan daging, dan taburan cabe bubuk yang menimbulkan cita rasa pedas. Oiya, spicy ramen di sini berbeda dengan spicy ramen di Ichiban sushi ya. Kalau dari segi topping memang lebih meriah menu yang di Ichiban Sushi dan rasanya pun lebih pedas di Ichiban Sushi. Spicy ramen di sini tidak sepedas itu (tidak ada levelnya) dan cukup enak dinikmati di cuaca Kota Batu yang cukup dingin kala itu.



Menu selanjutnya yang kami pesan adalah yaki ramen. Berbeda dengan spicy ramen yang berupa mi kuah, yaki ramen merupakan ramen goreng khas Jepang. Rasanya enak, bumbunya sederhana, mi-nya lembut, disajikan dengan daging, ditambah dengan topping nori yang renyah, perpaduan yang sempurna! Menu ramen terakhir adalah gyu curry ramen. Dari namanya pasti kalian sudah bisa menebak ramen jenis apakah ini. Yup, ini merupakan ramen dengan kuah kari yang kental dengan rempah yang kuat dan warna yang pekat. Dengan topping berupa telur rebus, irisan daging, dan sayuran semakin membuat hidangan ini terasa sedap nan menggugah selera.

Menu terakhir yang kami pesan adalah tori katsu don. Pasti kalian sering menemukan menu ini di restoran Jepang. Ini merupakan rice bowl ala Jepang berupa nasi dengan tambahan chicken katsu, telur dadar berbumbu bawang bombay, dan taburan nori. Rasanya enak dan porsinya banyak. Cukup puas rasanya menikmati hidangan otentik Jepang di Fushimi Restaurant. Saat itu pengunjung cukup ramai, tetapi pelayanannya cukup cepat dan ramah. Untuk harga yang kami pesan berkisar antara Rp40.000 – Rp60.000, belum termasuk service charge & tax.



The Onsen Garden

Setelah puas makan-makan, ada baiknya berjalan-jalan di sekitar resort sambil menikmati pemandangan dan suasana khas Jepang. Ada banyak spot foto yang bisa kita eksplorasi di sini, dari mulai spot paling ikonik “Torii” berupa gerbang merah yang sering dijumpai di kuil-kuil Jepang. Setiap orang yang berlibur ke Jepang pasti pernah berfoto di Torii, tapi tidak perlu jauh-jauh ke Kyoto karena di sini ada replikanya eheheh. Letak gerbang merah ini ada di depan sehingga ketika kita masuk akan langsung melihat ini dan latar belakangnya berupa hamparan pegunungan hijau yang indah sekali. Wah seperti di Jepang sungguhan yah!



Ingin lebih merasakan sensasi Jepang? Jangan khawatir karena resort ini menyediakan penyewaan Yukata, yaitu jenis kimono pakaian khas Jepang. Dengan merogoh kocek sebesar Rp150.000/2 jam untuk perempuan, kalian sudah bisa menyewa yukata, bakiak, aksesoris (pita, obi, hiasan rambut, kipas). Sementara itu, untuk laki-laki harganya dibanderol sebesar Rp100.000. Namun, kabarnya kostum ini tidak tersedia banyak sehingga jika musim liburan dan banyak pengunjung, maka kemungkinan kita harus sabar menunggu antrian.

Jika kalian tidak cukup budget untuk menyewa yukata tidak jadi masalah kok! Karena suasana dan pemandangan di sini sangat indah untuk dinikmati. Selain itu, masih banyak spot untuk berfoto tanpa perlu menggunakan yukata karena sensasinya akan tetap sama. Pasti kalian tidak akan kehabisan gaya dan spot untuk diabadikan ke kamera. Apalagi terdapat The Onsen Garden yang cukup luas loh, yakni berupa hamparan taman hijau bergaya Jepang, bisa bersantai sambil menikmati pemandangan. Jangan lupakan juga berfoto di jembatan ikonik Jepang, yaitu “jembatan Shinkyo” yang melagenda itu. Bahkan di Jepang sana, jembatan shinkyo juga termasuk warisan budaya UNESCO loh! Nah, berfoto di replika jembatan shinkyo di sini menawarkan sensasi yang sama seolah sedang berada di Jepang karena mirip banget loh.


Menginap di Ryokan Khas Jepang

Jika kalian ingin menghabiskan waktu liburan di Kota Batu Malang, maka The Onsen Resort ini bisa jadi pilihan. Hal yang membuat penginapan ini berbeda dengan yang lainnya adalah dari konsepnya yang menawarkan sensasi berada di Jepang. Tempat ini memiliki 25 cottage dengan keunikannya berupa konsep desain rumah ryokan. Apa sih ryokan? Buat kalian yang sering menonton anime, kartun, dorama Jepang pasti sudah tidak asing lagi. Melansir dari Matcha ryokan merupakan penginapan tradisional Jepang berupa kamar dengan lantai tatami, kasur futon, dan dengan desain kayu yang khas. Kalau di Jepang, ryokan biasanya ditemui di tempat yang bersejarah dan memiliki onsen (pemandian air panas).

Hal yang unik juga di The onsen ini setiap cottage dinamakan sesuai dengan nama-nama kota di Jepang loh, seperti Tokyo, Osaka, Kyoto, dan lain-lain. Setiap cottage memiliki tipe 2 kamar atau 3 kamar dengan tarif yang bervariasi. Semua cottage di sini menawarkan pemandangan rimbunnya pepohonan pinus dengan latar pengunungan. Hal ini membuatnya menjadi pilihan akomodasi yang ideal untuk menangkan pikiran dan tubuh.



Untuk tarif menginap permalam berkisar antara 2-3 juta atau cek di sini atau di aplikasi/situs booking lainnya. Setiap cottage telah dilengkapi fasilitas onsen pribadi loh. Kabarnya air onsen berasal dari pegunungan di sekitar Candi Songgoriti yang mengandung belerang dan kaya akan mineral. Oleh karena itu, menikmati onsen dipercaya akan bermanfaat untuk kesehatan kita, baik untuk kulit maupun hanya sekadar menghilangkan pegal-pegal.

Apakah jika ingin menikmati onsen harus menginap dulu? Tentu tidak, terdapat juga fasilitas onsen umum yang bisa dinikmati pengunjung tanpa harus menginap di sini. Terdapat dua kolam terpisah untuk pria dan wanita. Dengan tarif Rp100.000, kita sudah bisa menikmati sensasi onsen dengan pemandangan indah ala Jepang.

The Onsen menjadi salah satu pilihan akomodasi yang unik dan menawarkan konsep berbeda di Kota Batu. Selain itu, fasilitas yang ditawarkan pun beragam. Kita pun bisa ke sini tanpa menginap, hanya sekadar menikmati restoran atau onsen khas Jepang pun bisa. Bagaimana, apakah kalian tertarik mengunjungi The Onsen? Jangan ragu lagi menjadikan The Onsen pilihan akomodasi saat berlibur di Kota Batu. Untuk informasi lebih lanjut, bisa kepoin di sini. Bagikan pendapat kalian di kolom komentar ya 😊

 

4 komentar:

  1. Rekomendasi niiih buat honey moon 🤭🥰😍

    BalasHapus
  2. Lg pandemi gini,penulis mah bikin hati pengen cpt2 liburan aja huh ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Heheheh sabar ya kak. Bisa masuk bucket list buat nanti 😊

      Hapus