Jumat, 07 Mei 2021

Kpop4Planet: Mencintai K-Pop sambil Menyebarkan Kesadaran tentang Krisis Iklim

Dewasa ini, krisis iklim menjadi isu penting yang harus digaungkan oleh siapapun, kapanpun, dan dimanapun mengingat bahwa kondisi bumi saat ini memang sedang tidak baik-baik saja. Sejalan dengan itu, banyak pula para selebritis, artis, public figure yang juga punya kepedulian besar terhadap isu lingkungan dan krisis iklim yang tengah melanda. Tak terkecuali bagi para K-Pop idol yang juga menunjukkan kepedulian yang sama. Tak sedikit dari K-Pop idol gencar menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan yang tercermin dari beberapa perilaku, baik melalui penerapan green lifestyle, melalui karya seni, ataupun berkampanye secara langsung.



Adapun beberapa bintang K-POP yang rajin menggaungkan kepedulian terhadap bumi di antaranya adalah sebagai berikut.

Lee Hyori 

Lee Hyori merupakan penyanyi asal Korea Selatan yang menunjukkan kepedulian terhadap bumi. Hal ini tercermin dari gaya hidupnya yang menerapkan green lifestyle. Rumahnya pun dirancang sedemikian rupa sehingga ramah lingkungan, di antaranya menggunakan material dari alam, menggunakan panel surya, dan membangun taman yang asri. Lee Hyori juga peduli terhadap kesejahteraan hewan, ia pun mengadopsi beberapa ekor anjing dan kucing. Lee Hyori berkontribusi pada lingkungan dan vokal dalam menyuarakan isu lingkungan. Tindakannya juga akan memberikan dampak baik karena dari level individu, ia bisa menyebarkan semangat untuk peduli bumi, mengedukasi, dan menyebarkan informasi tentang isu lingkungan pada para penggemarnya dan orang-orang di sekitarnya.

Red Velvet

Red Velvet telah terpilih sebagai Duta Hari Udara Bersih Internasional oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 7 September 2020. Tugas Red Velvet atas terpilihnya meraka sebagai Duta Hari Udara Bersih Internasional adalah menyadarkan masyarakat bahwa bumi yang kita tinggali penuh dengan polusi udara yang beracun. Red Velvet berusaha mengajak para generasi muda untuk mengatasi masalah polusi udara dan perubahan iklim dengan cara melakukan perubahan kecil dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengurangi pemakaian kendaraan pribadi dan meminimalisir penggunaan kantong plastik sekali pakai. Pemilihan Red Velvet yang notabene K-POP Idol terkenal di dunia akan memberikan pengaruh baik bagi banyak orang sehingga masyarakat luas pada umumnya maupun penggemar Red Velvet pada khususnya memiliki kesadaran terhadap isu lingkungan dan krisis iklim.

BLACKPINK

BLACKPINK terpilih sebagai duta iklim dari 26th UN Climate Change Conference of the Parties (COP26). BLACKPINK berhasil membuat video kampanye untuk menyadarkan generasi muda dalam mengatasi perubahan iklim. Mereka pun mendapatkan pujian dari Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson atas keberhasilan tersebut. This is our planet. This is our future. Climate change affects us all,” kata Lisa pada video tersebut.

Tak heran BLACKPINK merupakan artis global yang digemari oleh setiap generasi sehingga terpilihnya mereka sebagai duta iklim diharapkan dapat mengedukasi dan memberikan informasi kepada lebih banyak orang terkait isu perubahan iklim dan urgensinya.



BLACKPINK juga memiliki perhatian khusus terhadap isu lingkungan. Hal ini tercermin dari aksi mereka yang sering membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Salah satu contohnya, mereka mendonasikan 40 juta won untuk korban kebakaran hutan yang melanda Provinsi Gangwon pada 2019 silam. Selain itu, Rose juga mengajak para penggemarnya untuk berdonasi bagi satwa liar yang menjadi korban kebakaran hutan di Australia pada 2020 lalu.

Mamamoo

Mamamoo merupakan idol K-POP pertama yang menyuarakan isu climate strike melalui music video berjudul Hip. Adegan climate strike tersebut dapat dilihat dari poster yang isinya menuntut tindakan nyata bagi bumi. Hal ini tentu saja membuat bangga para penggemar Mamamoo karena idol mereka berkontribusi dalam menggaungkan darurat iklim melalui cara yang kreatif sehingga lebih mudah untuk meningkatkan awareness khalayak umum. Tindakan mengkampanyekan isu lingkungan melalui karya seni (dalam hal ini music video) dapat memicu pembicaraan dan kesadaran para penonton (baik penggemar maupun bukan) tentang isu lingkungan dengan lebih efektif. Apalagi para penggemar K-POP kerapkali membagikan karya idol-nya melalui berbagi platform media sosial sehingga kemungkinan orang yang aware akan lebih banyak lagi.



Dengan banyaknya K-POP Idol yang memiliki kepedulian besar terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim membuat para penggemar K-POP pun terpengaruh dan tersadar juga akan urgensi hal ini. Bentuk loyalitas penggemar K-POP bukan hanya dari tindakan mengikuti idol-nya melalui media sosial saja, tetapi juga turut terpengaruh pemikiran semangat positif yang selalu disebarkan oleh sang idol. Salah satunya adalah terbentuknya platform Kpop4Planet. Kpop4Planet merupakan platform digital yang dibuat oleh para penggemar K-Pop dengan misi melindungi Bumi. Kpop4Planet dibuat sebagai tempat berbagai fandom K-Pop berkumpul untuk mendiskusikan kecintaan mereka pada K-Pop, planet ini, dan belajar tentang krisis iklim, serta mengambil tindakan dengan fandom yang peduli dengan bumi.

Peluncuran platform Kpop4planet sudah dilakukan sejak Maret 2021 hingga penyelenggaraan KTT Iklim PBB ke-26 (COP26) pada bulan November 2021. Kpop4planet mendapat dukungan dari Global Compact Network Korea/UNGC Korea. Kpop4Planet juga memiliki situs web resmi di www.Kpop4planet.com dan juga aktif di Twitter dan Instagram.

Sejumlah kegiatan peduli lingkungan juga dilakukan oleh Kpop4planet, bekerja sama dengan beberapa fandom, antara lain gerakan menanam pohon, misalnya pada momen anniversary seorang idol atau untuk merayakan comeback dari idol.

Adapun aksi sosial lainnya tercermin dari tindakan enam fanclub K-Pop di Indonesia yang menggalang dana untuk masyarakat yang terdampak banjir besar di Kalimantan Selatan dan gempa bumi di Sulawesi Barat. Dana yang terkumpul mencapai angka hamper USD 100.000 atau Rp1 Miliar.




“Deforestasi di Indonesia menjadi salah satu penyebab utama krisis iklim. Hal ini juga menjadi concern kami. Semua pihak perlu bergerak untuk mulai menjaga hutan dan menghentikan deforestasi, dibarengi dengan penanaman pohon,” kata Nurul Sarifah, organizer Kpop4planet.

Nurul menjelaskan, penggemar K-pop sering sekali streaming lagu dan video. Ternyata kegiatan ini memiliki dampak tersendiri bagi lingkungan, karena energi listrik berdaya tinggi yang digunakan oleh pusat data/data center saat ini masih didominasi sumber energi fosil, seperti batu bara dan minyak. Kekhawatiran akan menyakiti bumi menghadirkan rasa tidak nyaman dan rasa bersalah pada diri penggemar K-pop.

Menyadari data center menyerap begitu banyak listrik, para penggemar K-pop pun tergerak untuk mengajak perusahaan besar yang memilih idol Korea sebagai brand ambassador, untuk ambil bagian dalam pemanfaatan energi terbarukan, energi yang lebih ramah lingkungan. Tokopedia menjadi brand awal yang mendapat kehormatan sebagai brand terpilih, dan diharapkan siap menerapkan serta bisa menjadi pioneer dalam penggunaan energi bersih sepenuhnya pada tahun 2030. Para penggemar Kpop juga mengajak kamu untuk berpartisipasi dengan menandatangani petisi yang digagas Kpop4planet tersebut di https://tokopedia4bumi.kpop4planet.com/. Tokopedia 4 Bumi adalah kampanye keadilan iklim pertama dalam rangkaian acara tahunan Kpop4planet. Yuk ikut berpartisipasi! 

 

 


2 komentar:

  1. Keren aksi sosialnya!!! Semoga kesadaran krisis iklim bisa tersampaikan ke penggemar maupun bukan penggemar Kpop karena menjaga bumi tugas semua orang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali kak 👍👍 terima kasih sudah membaca 😊

      Hapus