Sabtu, 07 Mei 2022

Keindahan 3 Bukit di Sumba Timur yang Memesona

Pernahkah kamu menonton film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak? Film yang telah menyabet berbagai penghargaan nasional hingga internasional ini menampilkan latar Sumba Timur, NTT  yang eksotik, seperti perbukitan dan padang sabana. Film ini menceritakan tentang kehidupan masyarakat Sumba dan sinematografinya keren sekali karena berhasil menampilkan keindahan Sumba yang menawan. Sumba sendiri terkenal dengan julukan negeri seribu bukit, karena banyak sekali perbukitan indah yang mengelilinginya. Salah satu bukit yang ditampilkan dalam film tersebut adalah bukit Tanarara yang kemudian dikenal sebagai bukit Marlina. Nah selain bukit Marlina, di tulisan kali ini aku akan membahas tentang tiga bukit yang tak kalah indahnya. Simak tulisanku sampai habis ya!


  1. Bukit Ndapayami

Bukit Ndapayami merupakan bukit yang terletak di desa Ndapayami, Sumba Timur. Jarak dari pusat kota Waingapu ke bukit Ndapayami sekitar 30an kilometer. Diperlukan waktu sekitar 1,5 jam untuk mencapai Ndapayami karena medannya belum bersahabat. Namun, tenang saja jalurnya bisa dilewati kendaraan roda dua maupun empat. Selain itu, sepanjang jalan kamu dijamin tidak bosan karena disuguhi pemandangan yang indah. Ndapayami terbilang objek wisata yang baru dan terkenal dengan spot berburu sunset terbaik. Begitu sampai di sini, kamu akan disambut oleh hamparan rumput hijau yang luas dengan pemandangan bukit hijau yang terbentang mengelilinginya. Hamparan rumput ini warnanya menyesuaikan musim, loh. Jika musim penghujan, maka warna rumputnya menjadi hijau menyegarkan. Sebaliknya, jika musim kemarau maka akan berubah kecoklatan menjadi padang sabana yang indah. Hal yang perlu dicatat, kamu harus mempersiapkan perbekalan yang cukup jika ingin ke sini sebab fasilitasnya tidak lengkap, belum ada orang berjualan dan masih terbilang sepi. Selain itu, harus mempersiapkan stamina juga ya untuk menaiki perbukitan ini. Waktu terbaik berkunjung ke sini di waktu sore dan menyaksikan matahari terbenam. Klik di sini untuk melihat  Google maps bukit Ndapayami.




  1. Bukit Hiliwuku

Selanjutnya ada bukit Hiliwuku yang terletak di Matawai La Pawu, Sumba Timur. Dari ibukota Sumba Timur, yaitu Waingapu ke bukit Hiliwuku berjarak sekitar 35 kilometer atau dapat ditempuh selama 45 menit perjalanan. Cukup jauh ya? Namun jangan kecewa, karena di perjalanan kamu akan disuguhi pemandangan yang indah juga. Bukit Hiliwuku terkenal dengan julukan bukit Teletubbies karena hamparan perbukitan yang saling tumpang tindih dengan hamparan padang rumput yang luas menyerupai bukit Teletubbies, loh. Indahnya perbukitan Hiliwuku akan membuat kamu terpukau dan di sini juga masih terbilang sepi, sehingga kamu bisa puas menikmati keindahannya. Ya, itung-itung healing. Selain itu, di sini juga kamu bisa melihat hewan-hewan yang sedang digembala, loh. Rasanya sangat dekat dengan alam. Di sini rumputnya juga menyesuaikan warnanya dengan musim. Saat musim hujan berwarna hijau dan sebaliknya saat musim kemarau berwarna kuning kecoklatan layaknya di Australia. Waktu terbaik untuk ke Hiliwuku bisa kamu kunjungi saat sore hari sambil menikmati matahari terbenam yang cantik. Naiklah ke atas bukit sambil perlahan-lahan menyaksikan mentari kembali ke peraduan, kemudian langit berwarna oranye, lalu menggelap kebiru-biruan. Saat langit menggelap, kamu akan takjub melihat bintang yang mulai keluar dari peraduan. What a scenic spot. Keindahan yang eksotis. Klik di sini untuk melihat  Google maps bukit Hiliwuku.




  1. Bukit Piarakuku

Jika kamu sudah mengunjungi bukit Hiliwuku, maka jangan lewatkan bukit Piarakuku sebab kedua bukit ini satu arah. Yup, bukit Piarakuku masih terletak di Matawai La Pawu, Sumba Timur sama seperti Hiliwuku, yaitu hanya berjarak sekitar 2,8 kilometer. Sama seperti kedua bukit sebelumnya, yaitu menawarkan keindahan perbukitan yang indah baik berwarna hijau maupun coklat sesuai dengan musim. Saat menapaki atas bukit ini, kamu akan merasa seperti di atas langit dengan dikelilingi oleh barisan bukit dan tebing yang gagah. Hal yang membedakannya dengan bukit lainnya adalah di Piarakuku kamu bisa menemui banyak pahatan patung yang berbentuk laki-laki dengan pakaian adat Sumba. Bukit Piarakuku juga dijadikan sebagai studio alam oleh seniman lokal sebagai simbol adat dan kebudayaan Sumba yang luhur. Menakjubkan sekali.




Sumba memang menawarkan sejuta pesona alam yang menawan. Mulai dari bentang pantai yang indah hingga bukit yamg eksotis. Jika kamu berkesempatan ke Sumba Timur, jangan lupa untuk berpetualang ke tiga bukit di atas ya. Sebagai catatan jika ke sana kita tidak perlu membayar tiket masuk, karena belum ada biaya retribusi yang dibebankan di tempat ini. Jangan lupa untuk membawa perbekalan yang lengkap karena tidak ada fasilitas di tempat ini, begitu juga tidak ada penginapan. Jangan lupa juga jika ke sana selalu menjaga keindahannya ya, jangan membuang sampah sembarangan dan tetap jaga kelestariannya, baik alam maupun budayanya. Enjoy! 😊

Tidak ada komentar:

Posting Komentar